{"id":1243,"date":"2026-05-18T02:27:37","date_gmt":"2026-05-18T02:27:37","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/?p=1243"},"modified":"2026-05-18T02:27:37","modified_gmt":"2026-05-18T02:27:37","slug":"kemenag-tetapkan-idul-adha-1447-h-jatuh-pada-rabu-27-mei-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/?p=1243","title":{"rendered":"Kemenag Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada Rabu 27 Mei 2026"},"content":{"rendered":"\n<p data-path-to-node=\"2\"><b data-path-to-node=\"2\" data-index-in-node=\"0\">JAKARTA<\/b> \u2013 Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi menetapkan awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"3\">Dengan keputusan tersebut, Hari Raya Idul Adha atau 10 Zulhijah 1447 Hijriah dipastikan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Keputusan ini diambil setelah Kemenag menggelar sidang isbat di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Minggu, 17 Mei 2026.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"5\">Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, memimpin langsung jalannya sidang isbat penetapan yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam tersebut.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\">&#8220;Berdasarkan hasil hisab dan adanya laporan hilal tersebut dapat terlihat disepakati bahwa tanggal 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin tanggal 18 Mei 2026 Masehi,&#8221; ujar Menag.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\">&#8220;Dan demikian Hari Raya Idul Adha tanggal 10 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu 27 Mei 2026,&#8221; lanjutnya saat konferensi pers.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\">Sidang isbat ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama yang melibatkan para ahli dan tokoh agama Islam.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"9\">Tahap pertama dimulai dengan pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag, dilanjutkan sidang penetapan secara tertutup, dan diakhiri dengan konferensi pers.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"10\">Sebelumnya, anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag RI, Cecep Nurwendaya, menyampaikan bahwa posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia secara astronomis sudah memenuhi syarat.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\">Berdasarkan kriteria baru, tinggi hilal minimum harus berada di angka 3 derajat dengan sudut elongasi minimum sebesar 6,4 derajat.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">&#8220;Posisi hilal di seluruh wilayah NKRI telah memenuhi kriteria tinggi hilal minimum 3 derajat, dan elongasi minimum 6,4 derajat,&#8221; jelas Cecep dalam seminar posisi hilal.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"13\">Melihat data tersebut, Cecep menambahkan bahwa tanggal 1 Zulhijjah 1447 H secara hisab jatuh bertepatan dengan hari Senin Kliwon, 18 Mei 2026.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"14\">&#8220;Oleh karenanya posisi hilal awal Zulhijjah 1447 H pada hari rukyat ini, secara teoritis hilal sangat memungkinkan dapat dirukyat,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"15\">Pemerintah sendiri terus konsisten menggunakan metode integrasi antara hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan langsung di lapangan).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\">Kedua pendekatan ini dipadukan agar saling melengkapi guna menghasilkan keputusan penetapan hari besar keagamaan yang kuat dan komprehensif bagi umat Islam di Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, memimpin langsung jalannya sidang isbat .<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5753,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[138,119],"class_list":["post-1243","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-hari-besar-nasional","tag-idul-adha"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1243","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1243"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1243\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5753"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1243"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1243"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1243"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}