{"id":1523,"date":"2026-09-16T15:14:28","date_gmt":"2026-09-16T15:14:28","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/?p=1523"},"modified":"2026-09-16T15:14:28","modified_gmt":"2026-09-16T15:14:28","slug":"deteksi-dini-titik-api-di-pegunungan-desa-sepa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/?p=1523","title":{"rendered":"Deteksi Dini Titik Api di Pegunungan Desa Sepa"},"content":{"rendered":"\n<p><b>PAGIMANA <\/b>\u2013 Jajaran Polsek Pagimana bergerak cepat menindaklanjuti temuan titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah perbatasan Desa Sepa dan Desa Taloyon, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Selasa (15\/9\/2026).<\/p>\n<p>Pengecekan langsung ke lapangan (ground check) tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pagimana IPTU Muh. Alfian Ismail bersama Bhabinkamtibmas Aipda Syapruddin mulai pukul 19.30 WITA.<\/p>\n<p>&#8220;Hasil pengecekan di lapangan menemukan adanya titik api dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 10 hektare di area padang ilalang,&#8221; ujar IPTU Alfian.<\/p>\n<p><b>Deteksi Dini Karhutla<\/b><\/p>\n<p>Lokasi hotspot tersebut berada pada titik koordinat perbatasan Desa Sepa, Kecamatan Pagimana. Langkah peninjauan langsung ini menjadi bagian dari strategi deteksi dini kepolisian dalam mengantisipasi potensi Karhutla yang lebih besar.<\/p>\n<p>Kasi Humas Polresta Banggai AKP Saiman menegaskan bahwa setiap informasi *hotspot* yang terpantau radar akan langsung ditindaklanjuti oleh personel di tingkat Polsek.<\/p>\n<p>&#8220;Personel langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi riil di lapangan. Petugas juga sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,&#8221; jelas Saiman.<\/p>\n<p>Polresta Banggai mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan ke pihak berwajib apabila melihat aktivitas pembakaran maupun munculnya titik api di area perkebunan dan hutan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Respons cepat penanganan titik panas (hotspot) terus digencarkan Polresta Banggai guna mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6033,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[61,95,228],"class_list":["post-1523","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-metro","tag-kebakaran","tag-pagimana","tag-waspada-karhutla"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1523","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1523"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1523\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6033"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1523"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1523"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1523"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}