{"id":493,"date":"2025-08-08T16:22:01","date_gmt":"2025-08-08T16:22:01","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/?p=493"},"modified":"2025-08-08T16:22:01","modified_gmt":"2025-08-08T16:22:01","slug":"berkat-inovasi-sosial-dan-lingkungan-pln-uip-sulawesi-boyong-3-penghargaan-intechsea","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/?p=493","title":{"rendered":"Berkat Inovasi Sosial dan Lingkungan, PLN UIP Sulawesi Boyong 3 Penghargaan InTechSEA"},"content":{"rendered":"<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height:150%\"><span style=\"font-size:12.5pt;line-height:150%;font-family:Roboto\"><b>MAKASSAR <\/b>&#8211; Komitmen PT PLN (Persero) Unit<br \/>\nInduk Pembangunan (UIP) Sulawesi dalam mendorong pembangunan berkelanjutan<br \/>\nkembali membuahkan hasil. Melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan<br \/>\nLingkungan (TJSL) yang berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan, PLN UIP<br \/>\nSulawesi berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Innovation<br \/>\nTechnology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 yang<br \/>\ndiselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin, Jumat (1\/8).<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height:150%\"><span style=\"font-size:12.5pt;line-height:150%;font-family:Roboto\">Ajang ini menyoroti inovasi teknologi<br \/>\nserta kontribusi sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. Penjurian dilakukan<br \/>\noleh perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta<br \/>\nPemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height:150%\"><span style=\"font-size:12.5pt;line-height:150%;font-family:Roboto\">Tiga penghargaan yang berhasil diraih PLN<br \/>\nUIP Sulawesi meliputi; Predikat Gold, Kategori Ekonomi Inklusif: Program<br \/>\nPemberdayaan Petani Kopi Banggai, Predikat Silver, Kategori Pangan, Energi, dan<br \/>\nAir: Pengembangan Usaha Masyarakat Desa Lampoko dan Kategori Lingkungan dan<br \/>\nKeanekaragaman Hayati: Konservasi Satwa Endemik Monyet Hitam Sulawesi (YAKI).<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height:150%\"><span style=\"font-size:12.5pt;line-height:150%;font-family:Roboto\">Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr.<br \/>\nIr Jamaluddin Jompa, M.Sc., menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk<br \/>\napresiasi terhadap seluruh pihak yang telah menciptakan solusi inovatif bagi<br \/>\nkeberlanjutan. \u201cKami mengapresiasi seluruh nomine yang telah menunjukkan<br \/>\nkontribusi dalam pencapaian SDGs. InTechSEA adalah upaya nyata untuk<br \/>\nmenumbuhkan ekosistem teknologi hijau yang mendukung keberlangsungan hidup<br \/>\nmanusia dan lingkungan,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height:150%\"><span style=\"font-size:12.5pt;line-height:150%;font-family:Roboto\">General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu<br \/>\nKuntjoro Adi, turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas penghargaan yang<br \/>\ndiraih. \u201cPenghargaan ini menjadi bukti bahwa PLN tidak hanya fokus pada<br \/>\npembangunan infrastruktur, tetapi juga pada upaya meningkatkan kualitas hidup<br \/>\nmasyarakat. Ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus melahirkan program<br \/>\nTJSL yang berdampak nyata,\u201d ungkap Wisnu.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height:150%\"><span style=\"font-size:12.5pt;line-height:150%;font-family:Roboto\">Dengan pencapaian ini, PLN UIP Sulawesi<br \/>\nmenegaskan perannya sebagai perusahaan yang tak hanya menghadirkan<br \/>\ninfrastruktur kelistrikan andal, namun juga aktif mendukung agenda pembangunan<br \/>\nberkelanjutan nasional, termasuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan<br \/>\nAsta Cita pemerintah.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir Jamaluddin Jompa, M.Sc., menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah menciptakan solusi inovatif bagi keberlanjutan.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5007,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[65,145],"class_list":["post-493","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pariwara","tag-pln","tag-pltmg-luwuk"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/493","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=493"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/493\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5007"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=493"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=493"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.banggainesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=493"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}