LUWUK — Dinas Sosial Kabupaten Banggai terus mematangkan pengembangan Sistem Informasi Tata Kelola Bantuan Terpadu (SI-TATU). Inovasi berbasis digital ini dihadirkan untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, serta akuntabilitas dalam seluruh proses pengelolaan bantuan sosial bagi masyarakat di Kabupaten Banggai.
Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai Nurjalal menyampaikan bahwa keberadaan aplikasi SI-TATU mempermudah alur verifikasi, validasi, dan pengelolaan data para penerima bantuan secara terpadu. Terintegrasinya data tersebut secara signifikan mampu menekan potensi terjadinya penerima bantuan ganda sehingga penyaluran bansos di lapangan menjadi jauh lebih tepat sasaran.
Melalui SI-TATU, Pemerintah Kabupaten Banggai menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan sosial yang tidak hanya cepat dan akurat, tetapi juga terbuka. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata akselerasi implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di tingkat daerah.
Dalam penerapannya, pengembangan SI-TATU tidak bergerak sendiri melainkan melibatkan kolaborasi lintas perangkat daerah hingga jajaran pemerintah kecamatan. Sinergi ini ditujukan untuk membangun basis data tunggal atau Satu Data Bantuan Sosial yang saling terhubung di seluruh wilayah Kabupaten Banggai.
Guna memastikan keandalan sistem dalam jangka panjang, Dinas Sosial Kabupaten Banggai bakal melakukan proses pemantauan dan evaluasi secara berkala. Penyempurnaan fitur serta keakuratan data akan terus ditingkatkan agar SI-TATU dapat bekerja optimal dalam menopang kualitas pelayanan publik dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pilihan Untukmu
Soroti Layanan RSUD Luwuk dan Karhutla, Cipayung Plus Gelar Aksi di DPRD Banggai
Dua Kasus Sabu Terungkap dalam Semalam, Polresta Banggai Sita 18,45 Gram
Hilang Kendali Tiga Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Poros Batui
Kapolsek Lamala Imbau Warga Cegah Karhutla dan Salurkan Bansos di Desa Sirom
Hilang Kendali di Jalan Menurun Desa Biak, Pengendara Motor 17 Tahun Tewas di tempat