More news:
Syamsuarni Amirudin Nahkodai Bunda PAUD Banggai, Bupati Soroti Honor Guru PAUD
Blog / Uncategorized

Syamsuarni Amirudin Nahkodai Bunda PAUD Banggai, Bupati Soroti Honor Guru PAUD

Kabupaten Banggai kembali menegaskan komitmennya terhadap pendidikan anak usia dini. Pemerintah daerah menggandeng lintas sektor dan memperkuat sinergi demi memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal sejak usia dini.

Share :

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

LUWUK SELATAN – Bupati Banggai Amirudin resmi melantik pengurus Kelompok Kerja (Pokja)
Bunda PAUD Kabupaten Banggai periode 2025–2030, dalam sebuah seremoni yang
digelar di Estrella Hotel, Kamis, 31 Juli 2025. Dalam kepengurusan yang baru
ini, Syamsuarni Amirudin kembali ditunjuk sebagai Penanggung Jawab Bunda PAUD
Banggai, didampingi Halimah Pawata sebagai Wakil Penanggung Jawab.

Dalam sambutannya,
Amirudin menegaskan bahwa Pokja Bunda PAUD memiliki posisi strategis sebagai
mitra pemerintah dalam membangun layanan pendidikan anak usia dini yang
berkualitas. Ia menekankan pentingnya keterlibatan lintas sektor, terutama
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Sosial, dalam mendukung
kerja-kerja Bunda PAUD.

“Hal ini
dilakukan demi terpenuhinya kebutuhan esensial anak usia dini secara utuh,
termasuk kesehatan fisik, rangsangan pendidikan moral, emosional, dan
pengasuhan, agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai
kelompok usianya,” ujar Amirudin.

Pada
kesempatan itu, Amirudin juga merespons keluhan terkait belum dibayarkannya
honorarium tenaga pendidik PAUD di sejumlah desa. Ia menjelaskan bahwa PAUD yang
dikelola oleh yayasan dan tidak terafiliasi dengan pemerintah desa merupakan
tanggung jawab penuh lembaga tersebut.

“Bagi yayasan
yang tidak lagi mampu memberikan honorarium, maka kembalikan pengelolaan PAUD
ke desa. Di desa ada dana desa yang dapat digunakan,” katanya.

Sementara
itu, Syamsuarni Amirudin menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar
pergantian struktur, melainkan bentuk estafet perjuangan untuk meningkatkan
layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Banggai.

“Saya
berharap kita tetap menjaga semangat pengabdian dan dedikasi dalam mengemban
amanah ini. Ingatlah bahwa setiap langkah yang kita ambil akan berdampak pada
masa depan anak-anak kita,” kata Syamsuarni.

Ia juga
menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga
pendidikan dalam menyukseskan program-program PAUD. Pokja Bunda PAUD, menurut
Syamsuarni, akan terus menjadi garda terdepan dalam mendukung visi Gerbang
Cerdas—program unggulan pemerintah daerah di sektor pendidikan.

“Saya
mengajak semua pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi memajukan pendidikan
anak usia dini di Kabupaten Banggai. Dengan kerja sama yang baik, Insyaallah
Gerbang Cerdas bisa terwujud,” ujarnya.

Acara
pelantikan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili, serta
para pimpinan perangkat daerah.