LUWUK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)
Kabupaten Banggai tengah memeriksa dugaan rangkap jabatan Kepala Desa Honbola,
Yustina Maningku, yang disebut juga
menjabat sebagai Kepala TK Cinta Kasih di desa yang sama.
Kepala Bidang TK/PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Banggai,
Samsul
Bahri, mengatakan pengecekan sedang dilakukan.
“Rangkap jabatan
seperti ini jelas tidak dibolehkan. Aturannya melarang karena bisa menimbulkan
benturan kepentingan dan mengganggu pelayanan publik, baik di desa maupun di
sekolah,” ujarnya, Rabu pekan lalu, (10/9).
Kasus ini mulai mencuat setelah Forum Masyarakat
Honbola Bersatu mengirim surat pengaduan ke DPRD Banggai. Dalam
laporan tersebut, warga menuding kepala desa melakukan sejumlah pelanggaran diantaranya:
gaji guru sekolah minggu yang tak dibayarkan selama 19 bulan, pemberhentian
guru TK secara sepihak, serta masalah penyaluran bantuan pangan dari Badan
Pangan Nasional melalui Bulog yang tidak terdistribusi dengan tepat. Kejadian
ini dilaporkan sebanyak 23 kepala keluarga yang tercatat sebagai penerima
disebut tidak mendapatkan haknya pada periode Juni–Juli 2025.
Informasi yang
diterima DPRD Banggai akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) pekan depan
untuk menindaklanjuti aduan tersebut.
Sebelumnya, Banggainesia telah mengonfirmasi
informasi rangkap jabatan itu kepada Koordinator Pendidikan (Kordik) Kecamatan Batui,
yang turut membenarkan kebenarannya. Olehnya Samsul menambahkan, pihaknya juga terus
berkoordinasi dengan Kordik dan penilik di Kecamatan Batui untuk memastikan
data di lapangan.
“Hasil awal sudah
kami terima, dan proses pengecekan tetap kami lanjutkan,” katanya.
Samsul menegaskan, bila
hasil verifikasi menunjukkan pelanggaran, pihaknya akan menindaklanjuti sesuai
ketentuan yang berlaku.
Pilihan Untukmu
Soroti Layanan RSUD Luwuk dan Karhutla, Cipayung Plus Gelar Aksi di DPRD Banggai
Dua Kasus Sabu Terungkap dalam Semalam, Polresta Banggai Sita 18,45 Gram
Hilang Kendali Tiga Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Poros Batui
Kapolsek Lamala Imbau Warga Cegah Karhutla dan Salurkan Bansos di Desa Sirom
Hilang Kendali di Jalan Menurun Desa Biak, Pengendara Motor 17 Tahun Tewas di tempat