LUWUK — Ombak besar dan angin kencang di perairan Mantoh menelan korban jiwa. Julianto Niko Arani (30) ditemukan tewas mengapung di dekat tambak udang PT Kelafi Sea Food, Desa Binotik, Kecamatan Mantoh, Kabupaten Banggai, Sabtu malam, 18 Juli 2026.
Karyawan tambak menemukan jasad korban sekitar pukul 21.00 WITA setelah menarik tali pelampung gabus milik korban yang terombang-ambing di tepi pantai.
Peristiwa bermula saat Julianto nekat melaut untuk memanah ikan sekitar pukul 17.30 WITA. Rekan korban sebenarnya sempat melarang keberangkatan tersebut karena kondisi cuaca ekstrem di laut, namun korban mengabaikan peringatan itu.
Kapolsek Lamala IPTU I Wayan Sukarman menjelaskan, pencarian bermula saat rekan-rekan kerja korban curiga karena Julianto tak kunjung kembali hingga pukul 20.20 WITA.
“Saksi menyisir pantai dan melihat pelampung korban, saat ditarik ternyata terhubung ke tubuh korban,” ujar Wayan, Minggu, 19 Juli 2026.
Polisi memastikan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban berdasarkan hasil visum luar tim medis.
Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan langsung membawa jenazah ke rumah duka.
Polsek Lamala mengimbau masyarakat untuk menahan diri tidak beraktivitas di laut saat cuaca buruk guna menghindari kecelakaan serupa.
Pilihan Untukmu
Soroti Layanan RSUD Luwuk dan Karhutla, Cipayung Plus Gelar Aksi di DPRD Banggai
Dua Kasus Sabu Terungkap dalam Semalam, Polresta Banggai Sita 18,45 Gram
Hilang Kendali Tiga Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Poros Batui
Kapolsek Lamala Imbau Warga Cegah Karhutla dan Salurkan Bansos di Desa Sirom
Hilang Kendali di Jalan Menurun Desa Biak, Pengendara Motor 17 Tahun Tewas di tempat